Sejarah Sepeda Motor yang ada di dunia

Sebagian besar dari kita pernah mengendarai sepeda motor sebelumnya. Ide desain mereka berasal dari pengembangan sepeda. Saya pikir orang mencari cara yang lebih cepat untuk menggerakkan motornya, atau cara yang tidak terlalu menuntut secara fisik.

Sepeda motor pertama yang pernah dibuat dikreditkan ke Gottllieb Daimler pada tahun 1885. Sepeda motor bertenaga gas ini pada dasarnya adalah mesin gas yang dipasang pada sepeda standar. Namun, Gottllieb memutuskan untuk berhenti membuat sepeda motor dan malah berkonsentrasi membuat mobil.

Selama ini, banyak orang yang mengutak-atik konsep sepeda motor. Beberapa orang di balik eksperimen ini adalah William Harley dan Arthur Davidson. Anda bisa menebaknya, duo dinamis di balik jajaran sepeda motor Harley-Davidson yang luar biasa yang menjadi populer di seluruh dunia sejak 1903.

Orang sangat tertarik dengan alat transportasi yang nyaman ini karena sangat ekonomis. Masyarakat menyukai gagasan transportasi bermotor, tetapi mobil masih lebih mahal dari kemampuan kebanyakan orang. Namun, beberapa orang segera menyadari bahwa mereka harus membeli mobil daripada sepeda motor untuk mengangkut seluruh keluarga mereka.

Beberapa pionir sepeda motor ini telah berhasil memulai perusahaan seperti Harley-Davidson. Namun, banyak yang tidak pernah punya uang untuk memulai bisnis dengan benar dan membuatnya sukses. Yang lain pergi berperang dalam perang dan yang lain bangkrut untuk memasarkan ide sepeda motor mereka selama Depresi.

Salah satu kelemahan sepeda motor pada tahun 1950-an adalah Anda harus memiliki pemahaman yang baik tentang mekanik untuk mengoperasikannya. Produsen sepeda Amerika tidak membuat kemajuan dalam bidang ini sampai mereka menghadapi persaingan dari Jepang.

Mereka mengembangkan sistem start listrik yang ditawarkan sepeda motor saat ini. Fitur penting ini memungkinkan sepeda motor bertransformasi dari moped kecil dan skuter menjadi mesin yang kuat.

Baca Juga :  Sejarah sepeda motor honda

Produsen sepeda motor Amerika tidak melihat sepeda motor Jepang sebagai ancaman, tetapi ini adalah kesalahan penilaian yang sama seriusnya di pihak mereka. Tidak lama kemudian pabrikan Amerika menyadari bahwa mereka kehilangan konsumen ke pasar Jepang.

Hal ini menyebabkan diperkenalkannya banyak model baru agar tidak kehilangan lebih banyak pasar. Baby boomer terus membeli sepeda Jepang karena menawarkan performa yang lebih baik dan dijual dengan harga yang mahal.

Sepeda motor sudah pasti berubah sejak awal mereka. Saat ini pasar sudah jenuh dengan nama merek terkenal di industri sepeda motor. Masing-masing menawarkan berbagai model untuk dipilih, serta gaya dan desain yang unik. Terlepas dari jenis sepeda motor yang Anda minati, Anda pasti akan menemukannya dengan fitur dan performa yang Anda cari.

Karena pabrikan sepeda motor papan atas terus berupaya menciptakan model yang disukai konsumen sambil mengungguli pesaing mereka, Anda memiliki lebih banyak pilihan. Seiring kemajuan teknologi, Anda dapat menemukan pilihan sepeda motor yang lebih cepat, lebih tahan lama, dan lebih murah di pasaran.

Harley-Davidson terus memimpin, menjual lebih banyak sepeda daripada pabrikan lain. Faktanya, mayoritas sepeda motor mereka sudah laku sebelum keluar dari pabrik. Meskipun mereka masih menjadi salah satu produsen sepeda motor yang paling mahal untuk dibeli, konsumen bersedia membayar untuk kualitas dan performa yang menyertainya.

Ketika datang ke industri sepeda motor, konsumen telah belajar bahwa kualitas dan keandalan lebih penting daripada menghemat beberapa dolar. Sepeda motor umumnya merupakan investasi besar dan konsumen ingin puas dengan produk yang mereka pilih.

Loyalitas merek juga berperan dalam sepeda motor. Dengan setiap pabrikan sekarang menawarkan berbagai model dan tipe mesin yang berbeda, tidak ada alasan mengapa Anda tidak dapat membeli merek dan gaya yang Anda cari.