Breaking News
Resistor Untuk Lampu LED Tegangan AC dan DC

Resistor Untuk Lampu LED Tegangan AC dan DC

Beritaharianku.com – Resistor Untuk Lampu LED Tegangan AC dan DC, Penerangan sangat berguna sekali dalam kehidupan, apalagi ketika malam hari penerangan sangat di butuhkan ketika berada di dalam kegelapan.

Sekarang zaman semakin canggih, dulu saja penerangan masih menggunakan obor, lampu ublik, lilin dan sebagainnya. Sekarang coba di lihat banyak perusahaan yang sudah membuat berbagai lampu untuk pecahayaan dan lampunya pun berbagai macam, ada lampu bohlam, lampu LED dan masih banyak lagi.

Kemarin, kita baru saja membahas tentang apa itu lampu LED, jenis-jenisnya, cara merangkainnya, cara menyalakannya dan lain-lain.

Naah untuk artikel kali ini kita akan membahas mengenai sebuh resistor yang di gunakan untuk lampu LED tegangan AC dan DC. Penasaran kan, resistor apa yang harus di gunakan oleh karena itu mari kita, pahami, dan simak artikel kali ini ya gaess !!!

Beli resistor lampu led tegangan ac disini dapat diskon dan potongan harga

Apa yang di maksud dengan resistor ? Resistor adalah sebuah komponen elektronik yang mempunyai dua pin dan di rangkai atau di desain yang berguna untuk mengatur suatu tegangan listrik dan arus listrik.

Biasanya resistor di gunakan untuk bagian dari beberapa rangkaian elektronik dan sirkuit elektronik. Resistor ini merupakan komponen yang banyak sekali di gunakan.

Ciri paling utama dari sebuah resistor terdapat pada resistansinya dan kekuatan atau daya listrik yang dapat di hantarkan. Selain itu juga termasuk dari koefisien suhu, noise atau derau listrik dan induktansi.

Fungsi dari sebuah resistor adalah untuk membagi sebuah tegangan dan menghambat serta mengatur arus listrik di dalam suatu rangkaian elektronik.

Lampu LED singkatan dari Light Emitting Diode yang merupakan sebuah elektronik yang mempunyai kemampuan menerangkan atau memancarkan cahaya mono kromatik dengan cara melalui tegangan maju. Bahan yang digunakan untuk membuat Lampu Led ini adalah semi konduktor. 

Penggunaan Lampu Led biasanya di supply dengan tegangan yang melebihi titik kerja berkisar besarnya tegangan LED kurang lebih 3 volt sehingga harus di perlukan komponen yang bisa menghambatnya solusinya yaitu menggunakan resistor.

Jika kita menambahkan resistor dengan nilai yang lebih rendah dari ketentuan maka akibatnya lampu led akan terbakar dan rusak. Tetapi apabila menambahkan resistor dengan nilai yang lebih tinggi maka led akan menyala dengan pencahayaan yang kurang atau redup.

Untuk itu artikel ini membahas resistor yang di gunakan pada lampu led tegangan AC dan DC agar lampu led bisa menyala secara normal atau optimal.

Sebelum itu, kita akan membahas cara kerjannya lampu led. Bisa menyala apabila kita mengetahui kutub anoda dan katoda, dengan memasang yang benar. Apabila memasangnya terbalik dan tidak mengetahui kutubnya maka lampu LED tidak akan memancarkan cahaya.

Tegangan yang di miliki oleh lampu LED pun berbeda-beda. Lampu led memiliki batas maksimal titik tegangan dan arus yang maju, terletaknya pada macam – macam warnanya infra merah memiliki tegangan 1,6 V; merah 2,1; orange atau jingga 2,2 V; kuning 2,4 V; hijau 2,5 V; biru 3,5 V; putih 3,6 V; ungu 3,5 V. 

Untuk menghitung nilai resistor yang di gunakan pada lampu led menggunaka rumus :

V = I x R I = V / R R = V / I

V = tegangan ( Volt )

I = Arus ( Ampere )

R = Resistor atau hambatan ( ohm )

Setelah mengetahui rumus untuk mengetahui nilai sebuah resistor yang di gunakan untuk lampu Led sekarang kita akan membahasnya satu per satu. Biasanya lampu LED tegangan AC itu memiliki besaran 220 Volt. Caranya yaitu ada pada contoh berikut :

“ ada lampu led berwarna hijau, memiliki tegangan sebsar 220 V. berapakah nilai resistor yang harus di gunakan ?”

Jawab : 220 – 2,5 / 0,02 = 10,875 ohm jika di bulatkan menjadi 11 kilo ohm.

Selanjutnya yaitu mengetahui nilai sebuah resistor yang di gunakan untuk lampu Led  tegangan AD. Lampu led pada tegangan Ad memiliki besar 12 Volt. Bagaimana cara menghitung nilai resistornya. Simak melalui contoh ini :

“ lampu led yang di gunakan berwarna green, memiliki sumber tegangan sekitar 12 V. lalu berapakah nilai resistornya ?

Jawab : 12 – 2,5 / 0,02 = 475 ohm di ambil dari nilai pasarannya yaitu sekitar 470 ohm – 510 ohm.

Prinsip untuk mengurangi sebuh tegangan lampu led Ac 220 Volt melalui solusi menggunakan transformator atau trafo.

Jika menggunakan trafo maka tegangan dapat di kecilkan sesuai dengan Lampu Led dengan cara memberikan komponen seri, berupa resistor, kapasitor maupun induktonya.

Naahh, itu tadi yang kalian harus mengetahuinya supaya ketika memasang lampu led bisa dengan baik dan benar serta mengetahui resistor apa yang harus di gunakan untuk lampu Led tegangan Ac dan Dc. Selamat mencoba semoga bermanfaat.

Pencarian berdasarkan kata kunci resistor untuk lampu led tegangan ac,cara hidupkan lampu led langsung kelistrik,resistor led ac dan dc,resistor led terminal listrik,Resistor untuk lampu led rgb tegangan AC,Resistor untuk lampu LED tegangan DC,Tahanan LED 220V

Leave a Reply

Your email address will not be published.