Rangkaian Kabel Kipas Angin Maspion Kotak

Beritaharianku.com – Rangkaian Kabel Kipas Angin Maspion Kotak Salah satu produk kipas angin yang cukup banyak diminati dan populer adalah Maspion yang versi kotak. Dalam hal ini, setiap kipas angin pada dasarnya punya rangkaian kabel masing-masing. Ternyata, rangkaian kabel kipas angin maspion kotak memiliki beberapa elemen penting di dalamnya. Berikut di antaranya.

Rangkaian Kabel Pada Kipas Angin Maspion Kotak

  • Motor listrik (Dinamo)

Salah satu bagian inti yang ada di dalam kipas angin adalah motor listrik atau dinamo dengan kabel terhubung pada saklar. Pada bagian ini, juga terdapat kapasitor dan komponen lain yang mengeluarkan beberapa jenis kabel. Dinamo bisa mengeluarkan 3, 5, hingga 6 jenis kabel keluaran.

Pada umumnya, kipas angin memiliki 6 kabel keluaran yang 3 di antaranya berfungsi sebagai kontrol kecepatan, 2 lainnya untuk kapasitor, sementara 1 lagi berguna untuk menetralkan. Dinamo atau motor listrik pada kipas angin terdiri dari 4 kumparan yang umumnya mempunyai 2 ujung dan 8 keluaran.

Kumparan utama pada dinamo kipas angin kotak ini terdiri dari 1 komponen yang mempunyai banyak lilitan. Sedangkan 3 kumparan lainnya jika disatukan memiliki jumlah lilitan dan volume yang sama dengan komponen utama.

Pada rangkaian dinamo ini terdiri dari 3 speed, dimana yang pertama untuk menyatukan kumparan utama 1 dan masukkan a1. Speed 2 berguna untuk memasukkan kumparan keluaran b2 dan masukkan a2. Sedangkan speed 3 berguna untuk memasukkan kumparan keluaran b dan masukkan a3.

  • Saklar Speed

Rangkaian kabel kipas angin maspion kotak selanjutnya yang penting untuk mengoperasikan alat elektronik ini adalah saklar speed. Komponen yang satu ini disebut juga sebagai saklar kecepatan sebagai sarana untuk menyalakan atau menghentikan kipas angin.

Saklar speed sendiri terdiri dari 4 tombol utama dengan fungsi berbeda-beda yang bisa langsung ditekan untuk mengoperasikan kipas. Tombol pertama adalah 0 atau terkadang diberi keterangan off untuk menghentikan kipas angin.

Tombol selanjutnya adalah 1 yang berfungsi untuk menghidupkan kipas dengan kecepatan lirih atau biasa. Selanjutnya, ada tombol 2 agar Anda bisa menyalakan kipas dengan kecepatan sedang. Lalu, ada tombol 3 untuk menyalakan kipas angin kotak maspion ini dengan kecepatan tinggi.

  • Sumber dari Stop Kontak

Stop kontak yang ada pada kipas angin kotak terdiri dari kabel dan colokan sebagai penghubung. Bagian ini memang terlihat sepele, namun ternyata mempunyai peranan yang sangat penting bagi kipas. Fungsi dari stop kontak adalah untuk menghubungkan kipas angin ke sumber listrik.

Kipas angin kotak sendiri bisa menyala dengan aliran arus listrik yang bisa dihasilkan dari PLN atau sumber genset. Pada saat ingin menyalakan kipas angin kotak, Anda harus memastikan sudah menghubungkan stop kontak dan sumber listrik dengan benar.

Komponen kipas angin kotak maspion yang satu ini perlu dijaga kondisinya agar tidak lecet atau bahkan putus. Hal ini karena kerusakan pada bagian stop kontak bisa mengakibatkan kipas angin Anda tidak dapat menyala hingga korslet.

  • Kapasitor 1,5 Micro Farad

Setiap kipas angin kotak memiliki ukuran kapasitor yang berbeda-beda, salah satunya adalah 1.5 micro farad. Komponen ini memiliki kegunaan yang terpisah dari motor listrik dan kabel penghubung saklar, sehingga bisa dipelajari dengan mudah.

Jenis kapasitor yang digunakan oleh kipas angin bisa dibedakan menurut merek, tipe, serta ukurannya. Tujuannya tentu saja adalah untuk menyeimbangkannya dengan cara kerja kipas angin agar alat elektronik ini tidak mengalami kerusakan dengan cepat.

Apakah Kipas Angin Kotak Maspion Bisa Diandalkan?

Lalu, berdasarkan rangkaian kabel kipas angin maspion kotak beserta cara kerjanya tersebut, apakah alat elektronik yang satu ini bisa diandalkan? Saat ini maspion sudah mengeluarkan banyak produk kipas angin kotak dengan beragam ukuran.

Kipas angin kotak sendiri memiliki keunggulan karena ukurannya yang kecil, sehingga tidak memakan banyak tempat. Di samping itu, kipas angin kotak juga cocok memiliki kecepatan yang tinggi dan bisa menghasilkan angin segar.

Namun, kekurangan dari model kipas angin yang satu ini adalah ketinggiannya terbilang rendah karena tidak memiliki tiang penyangga. Akibatnya Anda hanya bisa menggunakannya dengan optimal di tempat dengan ketinggian rendah saja.